Pembuatan Konektor Tipe N & F

Membuat connector type F:

Biasa digunakan pada kabel coaxial RG-6 dengan impedansi 75 ohm. Connector ini digunakan pada koneksi dari LNB/LNA dan modem.

Langkah-langkah penyambungan konektor tipe F dengan kabel RG-6/U:

1. Persiapkan peralatan yang akan digunakan, yaitu:

– Cutter

– Kabel RG-6

– Connector type F (dalam praktik ini menggunakan tipe ulir/screwed)

Konektor F
Konektor F tipe screw (Ulir)

2. Menggunakan cutter, kupas kabel RG-6 sepanjang kurang lebih 0,5 cm dari ujung kabel. Sisakan inner conductornya. Hati-hati jangan sampai inner conductor lecet atau tergores yang dapat menyebabkan patah pada saat digunakan.

3. Kupas jacket sepanjang 0,5 cm dari ujung yang masih tertutup.

4. Rapikan lapisan outer conductor dengan cara menyisirnya ke belakang. Pastikan tidak ada serabut yang menyentuh inner conductor, karena akan menyebabkan short dan bisa merusak perangkat.

5. Ambil connector dan masukkan dengan hati-hati ke dalam kabel, putar searah ulir connector. Pastikan tidak ada serabut yang menyentuh inner conductor. Untuk memastikan kabel berfungsi dengan baik dan tidak ada short circuit yang bisa membahayakan perangkat, gunakan multimeter untuk memeriksanya

Konektor tipe F Male

Membuat connector type N

Biasa digunakan pada kabel RG-8 dan merupakan kabel untuk menyalurkan sinyal RF (Radio Frequency). Digunakan pada SSPA dan BUC.

Langkah-langkah penyambungan konektor tipe N dengan kabel RG-8:

1. Persiapkan peralatan yang akan digunakan, yaitu:

– Cutter

– Kikir

– Tang buaya

Tang Buaya

– Kunci pas ukuran 16

– Kabel RG-8

– Konektor tipe N

Konektor tipe N

2. Potong outer dan isolator pembungkus inner dengan ukuran secukupnya dimana pembungkus inner (isolator) bisa masuk ke konektor. Cabut isolator tersebut.

3. Rapikan serabut kabel jangan sampai ada yang memungkinkan untuk short. Solder bagian inner tersebut agar lebih rapi dan kuat. Diusahakan jangan terlalu tebal sehingga sulit untuk dimasukkan ke lubang komponen konektor selanjutnya. Jika terlalu tebal akan sulit dimasukkan ke lubang komponen, kikir serabut kabel yang telah disolder tersebut. Urutan memasukkan komponen konektor:

Urutan pemasangan konektor tipe N

4. Kemudian masukkan komponen bagian bawah konektor tersebut terlebih dahulu. Lalu masukkan komponen bagian atasnya lalu putar searah jarum jam sampai komponen tersebut benar-benar kuat menempel. Gunakan pula alat bantu yaitu tang buaya dan kunci pas ukuran 16 untuk memutar dan menahan konektor.

5. Jika telah benar-benar kuat. Langkah selanjutnya periksa dengan menggunakan multimeter apakah ada yang short atau tidak. Jika sudah yakin benar tidak ada yang short maka langkah selanjutnya adalah menyolder ujung dari jarum tersebut. Usahakan solderannya merata dan bersih tidak mengenai bagian luar dari jarum male contact tersebut.

Konektor tipe N yang telah selesai dibuat

Pengujian hasil pembuatan konektor

Untuk menentukan apakah suatu konektor yang telah terpasang sudah dapat berfungsi dengan baik, yaitu tidak terjadi short circuit yang dapat membahayakan perangkat terpasang. Maka perlu ditest dengan menggunakan multimeter. Intinya adalah untuk mengetahui apakah bagian inner conductor terhubung dengan bagian outer conductor yang dapat menyebabkan short circuit. Caranya,

1. Setting multimeter pada posisi buzz.

Multimeter

2. Tempelkan salah satu probe multimeter pada bagian plug body connector, sedangkan probe yang satu lagi pada bagian male contact. Jika ada short maka akan terdengar suara buzz dari multimeter.

Pengetesan hasil pembuatan konektor

3. Hasil penyambungan konektor dianggap baik jika tidak ada suara buzz yang keluar menandakan bagian inner dan outer conductor terisolasi satu sama lain.

4. Yang harus diperhatikan pada saat mengetest short circuit adalah hati-hati dalam menempelkan probe multimeter, jangan sampai probe yang digunakan pada male contact menyentuh bagian plug body, karena akan menimbulkan buzz sehingga dikira ada short padahal tidak ada atau sebaliknya ada short namun tidak berbunyi.

Catatan:

Merk konektor yang digunakan adalah merk Amphenol, keterangan lebih lanjut bisa dibuka di link http://www.amphenolconnex.com

Advertisements

7 thoughts on “Pembuatan Konektor Tipe N & F

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s